PENGERTIAN DESAIN GRAFIS
Secara arti kata, Pengertian Desain Grafis dapat diartikan sebagai berikut. Kata Desain memiliki arti
kerangka bentuk, rancangan, sedangkan kata Grafis memiliki arti bersifat graf,
bersifat huruf, dilambangkan dengan huruf. Secara sederhana, yang dimaksud atau
Pengertian Desain Grafis dapat diartikan sebagai
proses pemikiran yang diwujudkan dalam gambar.
Jadi Pengertian Desain grafis
adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin.
Dalam desain grafis,
teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang
bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine
art. Seperti jenis disain lainnya, Pengertian Desain Grafis
dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan
(rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).
Desain grafis pada awalnya
diterapkan untuk media-media statis, seperti
buku, majalah, dan brosur, tetapi
sebagai arus perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media
elektronik, yang populer dikenal dengan nama desain interaktif atau desain
multimedia. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging,
perfilman,
Secara garis besar, desain grafis
dibedakan menjadi beberapa kategori, sebagai berikut.
1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
2. Web Desain: desain untuk halaman web.
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design.
5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.
1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
2. Web Desain: desain untuk halaman web.
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design.
5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.
Batas dimensi pun telah berubah
seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa
diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
Sebuah desain grafis yang
ditampilkan harus memiliki keindahan/estetika sehingga menarik dan komunikatif.
Menarik atau indahnya sebuah desain grafis dapat dinilai dengan menggunakan mata (lahir) atau dengan
hati (batin). Agar menari mata (eye catching) diperlukan pengetahuan
tentang unsure/komonen yang akan membentuk desain grafis menjadi menarik,
antara lain garis, bentuk/shape, warna, tekstur, cahaya,
ilustrasi/gambar, huruf/tipografi, dan ruang/space.
Mungkin pengertian Desain Grafis di
dalam artikel ini bisa membantu dan dijadikan sumber referensi ilmu pengetahuan
tentang Desain.
Daftar Software Desain Grafis
Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:Desktop publishing
- Adobe Photoshop
- Adobe Illustrator
- Adobe Indesign
- Page Maker
- Coreldraw
- GIMP
- Inkscape
- Adobe Freehand
- Adobe image ready
- CorelDraw
- Adobe Dreamweaver
- Microsoft Frontpage
- Notepad
- Adobe Photoshop
- Adobe After Effect
- Adobe Premier
- Final Cut
- Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash
- Ulead Video Studio
- Magic Movie Edit Pro
- Power Director
- 3D StudioMax
- Maya
- AutoCad
- Google SketchUp
- Light Wave
- Blender
Incoming search terms:
- daftar software desain grafis
- software desain grafis
- daftar software design grafis
- daftar software design
- list aplikasi design grafis
- Daftar software desain
- daftar softrawe desain
- software apple untuk desain grafis
- Software desain nomor punggung
- daftar software untuk desain grafis
Seni Desain Grafis
Pekerjaan
desain grafis menuntut pemahaman terhadap esensi dunia visual dan seni
(estetika). Sebab desain grafis menerapkan elemen-elemen dan prinsip-prinsip
desain (komposisi) dalam memproduksi sebuah karya visual.Desain grafis menerapkan beberapa prinsip, yakni: Kesederhanan, Keseimbangan, Kesatuan, Penekanan, dan Repetisi. Sedangkan elemen elemen yang diusungnya meliputi Garis, Bentuk, Ruang, Tekstur, dan Warna. Dan pada akhirnya sang penikmat karya visual akan memberikan penilaian, seperti apa yang dikatakan Kant: Nilai Estetisdan Nilai Ekstra. Nilai estetis diperoleh melalui penggunaan elemen-elemen dan prinsipprinsip. Sedangkan nilai ekstra muncul: gerakan (animasi), percepatan, lambaian, suasana panas, atmosfer tenang dan lain sebagainya.
Sony Kartika dalam Pengantar Estetika memaparkan tiga tingkatan basis aktivitas estetik. Pertama, pengamatan terhadap kualitas material, warna, suara, gerak sikap dan banyak lagi sesuai dengan jenis seniserta reaksi fisik yang lain. Kedua, penyusunan dan pengorganisasian hasil pengamatan. Pengorganisasian itumerupakan konfigurasi struktur bentukbentuk yang menyenangkan dengan pertimbangan harmoni, kontras, keseimbangan, kesatuan, keselarasan yang utuh. Ketiga, susunan hasil persepsi. Hal ini dihubungkan dengan perasaan dan emosi, yang merupakan hasil interaksi antara persepsi memori dengan persepsi visual.
Pengertian Desain Grafis
·
·
·
·
Share
Ilmu Grafis Referensi Desain
tentang Pengertian Desain Grafis
berasal dari pustaka. Desain Grafis berasal dari 2 buah kata yaitu Desain dan
Grafis, kata Desain berarti proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu
sebelum bertindak atau merancang. Sedangkan Grafis adalah titik atau garis yang
berhubungan dengan cetak mencetak. Jadi dengan demikian Desain Grafis adalah kombinasi
kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto dan ilustrasi yang
membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bias menggabungkan
elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus atau
sangat berguna dalam bidang gambar.
Desain Grafis adalah cabang ilmu dari seni Desain
yang dalam perkembangannya Desain Grafis dibantu oleh
komputer dalam mendesain sebuah object.
Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan,
arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata
“desain” bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata
kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek
baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari
sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau
berbentuk obyek nyata.
Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan
berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset,
pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya.
Akhir-akhir ini, proses (secara umum) juga dianggap sebagai produk dari desain,
sehingga muncul istilah “perancangan proses”.
Grafika adalah segala cara pengungkapan dan
perwujudan dalam bentuk huruf, tanda, dan gambar yang
diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kepada khalayak.
Contohnya adalah: foto, gambar/drawing, Line Art, grafik, diagram, tipografi,
angka, simbol, desain geometris, peta, gambar teknik,
dan lain-lain. Seringkali dalam bentuk kombinasi teks, ilustrasi, dan warna.
Dalam bahasa Indonesia, kata “grafis” sering dikaitkan dengan seni grafis
(printmaking) dan desain grafis atau desain komunikasi visual.
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi
visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan
seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena
merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis
diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya,
disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk
yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual,
termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi,
pengolahan gambar, dan tata letak.
Perancang grafis atau sering disebut dengan
desainer Grafis (bahasa Inggris: Graphic Designer) adalah profesi yang
menciptakan ilustrasi, tipografi, fotografi,
atau grafis motion. Seorang desainer grafis menciptakan karya untuk penerbit,
media cetak dan elektronik, seperti brosur dan mengiklankan produk. Mereka
bertanggung jawab untuk sebuah tampilan agar tampak menarik, yang bisa
diaplikasikan dalam berbagai bentuk materi promosi yang berkaitan dengan produk
dan publik.
Perancang Grafis bertugas untuk menyampaikan
sebuah informasi yang diinginkan oleh produk / klien dalam bentuk desain yang
menarik. Seorang Desainer harus memiliki minimal 7 ( tujuh ) Dimensi Keilmuan
yaitu :
- Wawasan Teknologi
- Wawasan Sains
- Wawasan Seni
- Wawasan Sosial Dan Budaya
- Wawasan
Filsafat Dan Etika
Point satu sampai lima digunakan untuk mengetahui cakupan hasil karya yang dituju sesuai dengan target tertentu. - Kemampuan olah nirmana
Dipakai untuk membuat hasil karya grafis yang menarik sekaligus mempunyai fungsi dan manfaat yang sesuai. - Software Desain Grafis
Digunakan untuk menerapkan kreasi ide grafis pada media elektronik sehingga dapat dibuat massal atau untuk kebutuhan krusial lainnya. (artikel lengkap ada di kemampuan wajib desainer grafis)
Banyak sekali software-software
yang digunakan dalam dunia Desain Grafis diantaranya adalah : Adobe Photoshop,
Corel Draw, Ilustrator
dan lain sebagainya… sehingga seorang Desainer Grafis dapat memilih software
andalannya dalam mengerjakan project Designnya.
Adobe Photoshop
Adobe Photoshop
adalah software yang dibuat oleh
perusahaan Adobe System, yang di khususkan untuk pengeditan foto, pengolahan gambar dan pembuatan effect. Perangkat
lunak ini banyak digunakan oleh Fotografer Digital dan perusahaan iklan
sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak
pengolah gambar. Meskipun pada awalnya Photoshop
dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop
yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar bitmap untuk World Wide
Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe
ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki
hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan
authoring buatan Adobe lainnya.
Kelebihan Adobe Photoshop
Adobe Photoshop mempunyai banyak fasilitas yang memungkinkan seorang Desainer menciptakan efek-efek tertentu dan bisa menggunakan banyak variasi dari fasilitas yang disediakan oleh Adobe Photoshop, beberapa diantaranya yaitu:
Adobe Photoshop mempunyai banyak fasilitas yang memungkinkan seorang Desainer menciptakan efek-efek tertentu dan bisa menggunakan banyak variasi dari fasilitas yang disediakan oleh Adobe Photoshop, beberapa diantaranya yaitu:
- Membuat tulisan dengan effect
tertentu.
Photoshop dapat mengubah bentuk tulisan menjadi lebih kreatif dan inovatif dengan tool effect yang ada didalamnya - Membuat tekstur dan material yang
beragam.
Dengan langkah-langkah tertentu, seorang Desainer dapat membuat gambar misalnya daun, logam, air, dan bermacam gambar lainnya - Mengedit foto dan
gambar yang sudah ada.
Dengan Photoshop kita dapat merubah gambar kita jelek menjadi bagus ataupun sebaliknya. Selain itu juga Photoshop dapat merubah foto seseorang menjadi sebuah gambar kartun. Atau dalam Design Grafis disebut vector and vexel. - Memproses materi Web.
Photoshop juga digunakan untuk keperluan web, misalnya: kompresi file gambar agar ukurannya lebih kecil, memotong gambar kecil-kecil (slice), dan membuat web photo gallery. Dengan Adobe Image Ready, gambar yang sudah ada bisa dibuat untuk keperluan web, misalnya menjadi rollover dan animasi GIF.
Kelemahan Adobe
Photoshop
Dengan berkembangnya versi Photoshop sekarang ini spesifikasi Komputer untuk menjalankan program Adobe Photoshop juga harus sudah tinggi dan yang pasti akan diimbangi oleh harga yang tinggi pula.
Dengan berkembangnya versi Photoshop sekarang ini spesifikasi Komputer untuk menjalankan program Adobe Photoshop juga harus sudah tinggi dan yang pasti akan diimbangi oleh harga yang tinggi pula.
CorelDraw
CorelDraw adalah software
yang dibuat oleh perusahaan Corel Corp yang digunakan
untuk membuat, mengolah dan mencetak objek grafis berformat vektor.
Meskipun demikian CorelDraw juga seringkali
digunakan untuk mengolah objek bitmap yang
bersifat simple task atau pekerjaan yang bersifat umum.
Kelebihan CorelDraw
- Interface dan penggunaan tool sangat mudah
Sangat terasa ketika kita menggunakan bezier tool, dibandingkan dengan menggunakan pen tool pada photoshop atau adobe illustrator. Ketika hasil objek diolah menggunakan shape tool maka tanpa harus ada tool satu persatu untuk pengubahan mode garis smooth, simetris dan cusp. - Proses pembuatan dan pengeditan objek cepat
Tidak ada layer visible atau tanpa dipengaruhi layer. Karena layer pada CorelDraw dibuat tak terlihat atau bersifat idle. Dengan adanya hal ini maka proses pemilihan objek juga cepat. Dan juga dengan satu atau dua tool saja, kita bisa membuat dan mengedit objek. - Ada blending color atau pencampuran warna secara
live
Maksud blending adalah mencampur antara warna satu dengan warna lainnya. Contohnya mencampur warna merah dengan warna hijau maka akan secara otomatis warna hasil adalah warna pencampuran dengan scala tertentu. - Hasil trace, pengubahan bitmap ke vektor cukup baik
Pengubahan dari bitmap ke vektor sangat banyak digunakan, ini dikarenakan sifat vektor yang tidak pecah saat ada proses transformasi. Tracing bitmap tersedia dalam berbagai mode pilihan sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. - Untuk proses cetak hasil memuaskan
Maksudnya perbedaan antara tampilan pada layar monitor dan hasil cetak tidak terlalu banyak. Sehingga bisa dibilang hasil cetak sesuai dengan apa yang ditampilkan pada layar monitor. Juga bisa digunakan untuk separasi sablon. Tentu saja agar dapat menjadi optimal kita harus mengkalkulasi ulang dan menyesuaikan beberapa has seperti layar monitor, tinta printer, kertas printer dan jenis printer itu sendiri.
Model visualisasi yang digunakan untuk digital
seperti komputer dan piranti elektronik lainnya hasil kurang bisa memuaskan
terutama pewarnaan yang tidak bisa secerah Adobe Illustrator.
Meskipun bisa disiasati tetapi masih dengan cara yang agak lama.
Semoga Anda menikmati artikel ini dan jangan lupa
bergabung dengan teman-teman yang lain di Facebook AhliDesain,
dan ikuti Twitter saya. Jika Anda
menyukai artikel-artikel dari saya jangan lupa untuk memasukkannya dalam
subscribe ke ahlidesain RSS Feed.
Bila ada yang ditanyakan, saran, tanggapan dan
ide kreatif silakan isi pada komentar, saya
akan mencoba menjawab secepat dan sebaik mungkin.
Artikel Desain Terkait :
- Tutorial Desain Grafis
- Pengertian Serif dan Sans Serif
- Software desain grafis untuk linux
- Cara membuat karya desain grafis yang menarik
- Nirmana dalam desain grafis
- Peralatan Desain Grafis dalam Komunikasi Visual
- Prinsip – Prinsip dalam Tata Rupa dan Desain Grafis
- Tips memilih warna untuk karya desain grafis
- Trik memilih warna untuk karya desain grafis
- Software untuk desainer grafis
Tata Letak Pada Desain Grafis
Posted by noer al khosim on 02:57 in
Materi Desain SMK,
Materi DTP SMK,
Materi multimedia SMK
| 0 komentar
Desainer
web yang baik akan mempertimbangkan kemudahan bagi pengguna dan membantunya
untuk menjelajah keseluruh bagian sebuah halaman web. Layout yang baik tidak
melelahkan bagi pembacanya untuk membaca dan mengikuti keseluruhan isi layout
tersebut.
Penataan
dan penekanan pada
beberapa titik informasi akan lebih memperjelas informasi yang akan disajikan.
Hal ini seperti membuat sebuah peta bagi orang asing dan menuntunnya ke suatu
tempat. Pilihlah apa yang mesti dilihat atau dibaca dahulu, dimanakah letaknya,
atau bagaimanakah perbedaannya dengan item yang lain???
Selanjutnya
tentukan item apakah yang selanjutnya akan dibaca atau dilihat oleh pengguna.
Bagaimanakah item lanjutan ini lebih menjelaskan informasi yang telah
dipaparkan sebelumnya. Dimanakah atau bagaimanakah caranya item ini mengikuti
paparan sebelumnya? Apakah yang memisahkan item ini dari informasi lain yang
ditampilkan kemudian. Akhirnya, proses pendefinisian urutan ini harus
dilanjutkan sampai seluruh informasi telah ditampilkan.
Semakin
baik pendefinisian urutan dalam sebuah layout maka semakin akan cepat bagi
seorang pengguna untuk langsung sampai pada titik akhir urutan informasi dan
akan semakin cepat memahami informasi yang disampaikan.
Berikut
ini beberapa tips untuk membuat layout dengan urutan informasi yang baik :
- Gunakan ukuran font yang berbeda untuk masing-masing elemen layout. [Headline biasanya lebih besar dari bodytext]
- Gunakan warna yang berbeda untuk informasi yang penting.
- Gunakan pemisah untuk memisahkan informasi kedalam beberapa kelompok.
- Gunakan font style bold, italic atau lainnya untuk menegaskan makna.
- Pilihlah letak yang baik. [Pojok kiri atas biasanya dibaca lebih dahulu]
- Letakkan tulisan dalam sebuah kotak atau berikan satu bentuk tertentu.
- Berikan bullet untuk tulisan yang terdiri dari beberapa item, seperti tulisan ini.
- Gunakan warna yang berbeda atau reverse (contrast) untuk tulisan, misalnya font warna putih dengan background hitam.







0 comments:
Post a Comment
Jangan Lupa Komentarnya ya..
Supaya Biar Lebih Kreativ dan Sering Berbagi ilmu